Senin, 11 April 2011

Hanyalah Sementara

1 komentar

Adakalanya tiba masa-masa sulit, yang membuat hidup terasa penuh kepedihan dan keluh kesah. Namun pada saatnya jua tibalah masa kegembiraan, yang membuta hidup terasa ringan dan terang. Tanpa sadar bibir kita basah dengan senyuman. Sesungguhnya kesedihan, kegembiraan, kekecewaan, keriangan, dan emosi-emosi lain hanyalah sementara. Sebagaimana sesaatnya malam ditelan siang. Tak selamanya kesedihan dan kegembiraan melanda Anda. Semua itu datang silih berganti, tanpa dapat selalu dinanti.
Yang perlu Anda pahami adalah kesementaraan ini. Kesementaraan menunjukkan bahwa emosi-emosi itu bukanlah milik Anda. Ia hanya sebuah tawaran dari alam yang menuntun tindakan dan sikap Anda. Ia bukanlah Anda. Saat gembira sadarilah kegembiraan itu. Saat sedih, pahamilah kesedihan itu. Saat Anda penuh dengan kesadaran akan emosi Anda , saat itu andabersentuhan dengan jiwa yang tenang milik Anda.

Raihlah Dengan Seluruh yang Anda Miliki

1 komentar

Meraih sesuatu bukanlah hal yang terbatas pada pekerjaan tangan. Bila anda mau meraih dengan seluruh yang anda miliki, tidak ada hal yang tidak tercapai. Railah dengan kaki. Bila sesuatu saat ini tidak tergapai, bergeraklah, hingga hal itu dalam jangkauan.
Bergeraklah menuju tujuan, ketimbang menunggu tujuan anda bergerak kepada anda. Raihlah dengan pikiran. Visualisasikan tujuan anda. Lihatlah dengan jelas dalam pikiran anda, dan anda akan mulai bisa menggapai. Gunakan daya pikir anda untuk mengembangkan rencana realistis dan perencanaan tindakan.
Raihlah dengan imajinasi. Jadilah kreatif dalam menggapai. Selalu ada banyak cara dalam mencapai tiap tujuan. Gunakan imajinasi anda untuk bekerja dan mengembangkan segala peluang. Bila satu jalur terhalang, bayangkan selusin alternatif dan ikuti yang paling berpeluang.
Raihlah dengan semangat. Rasakan kegembiraan pada setiap saat kehidupan dan anda akan mengembangkan dalam diri sendiri, kesadaran akan pemenuhan. Sedemikian banyak hal yang bisa anda raih bila anda secara tulus bersyukur atas hal-hal yang telah anda miliki.

Kepercayaan Diri

0 komentar

Banyak orang pandai menyarankan agar kita memiliki suatu kepercayaan diri yang kuat. Pertanyaannya adalah diri yang manakah yang patut kita percayai? Apakah panca indera kita? Padahal kejituan panca indera seringkali tak lebih tumpul dari ujung pena yang patah. Apakah tubuh fisik kita? Padahal sejalan dengan lajunya usia, kekuatan tubuh memuai seperti lilin terkena panas. Ataukah pikiran kita? Padahal keunggulan pikiran tak lebih luas dari setetes air di samudera ilmu. Atau mungkin perasaan kita? Padahal ketajaman perasaan seringkali tak mampu menjawab persoalan logika. Lalu diri yang manakah yang patut kita percayai?
Semestinya kita tak memecah-belah diri menjadi berkeping- keping seperti itu. Diri adalah diri yang menyatukan semua pecahan-pecahan diri yang kita ciptakan sendiri. Kesatuan itulah yang disebut dengan integritas. Dan hanya sebuah kekuatan dari dalam diri yang paling dalam lah yang mampu merengkuh menyatukan anda. Diri itulah yang patutnya anda percayai, karena ia mampu menggenggam kekuatan fisik, keunggulan pikiran dan kehalusan budi anda.

Arti Sebuah Kemenangan

0 komentar

Kemenangan bukanlah hanya ketika kita berhasil mengalahkan lawan di suatu pertandingan. Dan bukan hanya ketika kita berhasil mencapai prestasi terbaik. Bahkan, bukan hanya ketika kita berhasil mendapatkan semua yang kita inginkan dalam hidup ini.
Tapi, kemenangan adalah saat di mana kita dapat melawan suatu kegagalan. Saat di mana kita dapat mengatasi musibah. Saat di mana kita dapat bangkit dari suatu keadaan yang menyedihkan. Dan, saat di mana kita merasa sangat terpuruk namun kita mampu berjuang menghancurkan semua cobaan itu.
Kemenangan adalah saat di mana kita dapat menjadikan itu semua sebagai pertanda betapa sayangnya Sang Maha Pencipta kepada kita. Saat dimana kita menyadari betapa kita dapat belajar banyak dari semua kegagalan yang kita alami.
Dan, kemenangan adalah saat di mana kita melangkah begitu mantap dan yakin bahwa kita begitu hebat untuk sekedar melawan suatu kegagalan kecil. Saat dimana kita dapat mengalahkan diri kita sendiri, sehingga kadang-kadang kita merindukan sebuah kegagalan. Karena kegagalanlah yang membuat kita sadar di mana kita berada.

Ketekunan adalah kekuatan anda

0 komentar

Apa yang anda raih sekarang adalah hasil dari hasil usaha-usaha kecil yang anda lakukan terus-menerus. Keberhasilan bukan suatu yang turun begitu saja. Bila anda yakin pada tujuan dan jalan anda, maka anda harus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha. Ketekunan adalah kemampuan anda untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan. Anda harus tetap mengambil langkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh anda berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin anda berhenti, maka anda tidak berada di sini sekarang. Setiap langkah menaikan nilai diri anda. Apapun yang anda lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan anda. Karena ketekunan adalah daya tahan anda.
Pepatah mengatakan bahwa “ribuan kilometer langkah dimulai dengan satu langkah”. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil. Dan langkah pertama keberhasilan harus anda mulai dari rumah anda. Rumah anda yang paling baik adalah hati anda. Itulah sebaik-baiknya tempat untuk memulai dan untuk kembali. Karena itu mulailah kemajuan anda dengan memajukan hati anda, kemudian pikiran anda dan usaha-usaha anda. Ketekunan hadir bila apa yang anda lakukan benar-benar berasal dari hati anda.

Sabtu, 09 April 2011

G-A-L-A-U

1 komentar


                Kali ini, saya tertarik untuk membahas segala sesuatu tentang “galau”. Ya, belakangan ini, kata galau amat populer di semua golongan usia, termasuk remaja. Apa sih galau itu sebenarnya?

                Menurut saya, galau adalah perasaan yang tak menentu, kacau, bingung, ketakutan, resah, putus asa, kesal, kecewa. Semua perasaan itu bercampur menjadi satu dan inilah yang disebut galau. Karena begitu kompleksnya perasaan yang dirasakan, sesorang yang mengalami kegalauan sering kali tak mengerti apa yang sebenarnya ia rasakan dan bagaimana cara mengungkapkannya kepada orang lain.

                Disaat seseorang galau, dia akan cenderung murung, menyendiri, emosional, perasa, tak nafsu makan, tak bisa tidur, bahkan ada yang sakit parah hanya karena kegalauannya. Orang yang sedang galau akan terus menerus memikirkan masalahnya tanpa ada tindak nyata untuk menyelesaikan masalah tersebut. Pada akhirnya ia akan semakin tenggelam dalam kegalauannya tanpa mampu melawan perasaan itu.


                Apa sih yang memicu kegalauan?
                Banyak hal yang dapat memicu rasa galau, diantaranya masalah pekerjaan atau pendidikan, masalah keluarga, masalah persahabatan dan yang paling umum di kalangan remaja biasanya masalah cinta. Pada dasarnya, galau disebabkan oleh ketidakmampuan seseorang dalam menerima dan memecahkan masalah. Pada saat ia tertimpa masalah, ia akan berpikir keras bagaimana cara untuk menyelesaikan masalahnya. Saat ia tak kunjung menemukan cara yang tepat, ia akan menyesal, merasa dirinya tak berguna dan sebagainya. Ia akan merasa tertekan dan sangat resah. Saat inilah yang dapat dikatakan sebagai fase “galau”.

                So, gimana cara mengatasi galau yang melanda diri kita?
Banyak cara yang dapat mengusir galau dan setiap orang punya cara yang berbeda untuk mengusir kegalauannya. Berikut ini beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengusir dan mencegah rasa galau.

  • Pikirkan hal-hal yang konkrit (rasional) saja. Sebaiknya hindari memikirkan hal-hal yang hanya ada dalam angin (ilusi).
  • Kembangkan pandangan positif dalam diri. Barpandangan positif berarti memandang segala sesuatu dari segi yang baik, segi yang menggembirakan dan menyenangkan hati.
  • Hindari pandangan negatif dengan cara membuang jauh-jauh pransangka buruk, perasaan cemas, rasa khawatir dan rasa curiga. Jika perasaan negatif tersebut muncul segeralah lupakan dan alihkan perhatian kepada hal-hal yang menyenangkan.
  • Usahakan jangan terlalu banyak waktu kosong diluar waktu istirahat. Isilah waktu kosong diluar waktu istirahat. Isilah kesibukan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, seperti bercanda, membaca, memasak, jalan-jalan, bersepeda santai, berkebun atau membuat ketrampilan. 
  • Yakini bahwa setiap masalah merupakan ujian dari Tuhan YME untuk menguji kesabaran kita. Jika kita mampu melewatinya, niscaya kita akan menjadi makhluk yang lebih baik lagi.
  • Setiap masalah merupakan tahap menuju kedewasaan. Yakinkan hal ini pada hati kita. Asumsikan bahwa masalah yang melanda kita akan menjadikan kita lebih dewasa dan bijak dalam menjalani hidup. Ingat, “Kedewasaan bukan diukur dari usia kita, tapi dari cara kita menyikapi kehidupan dan masalah kita”.
  • Suatu masalah tidak akan selesai jika kita hanya meratapinya. Butuh suatu tindakan nyata untuk menyelesaikan masalah meskipun terkadang butuh waktu yang tak singkat. Talk less, do more
  • Jadikan orang tua sebagai tempat pertama untuk mengeluh. Minta pendapat mereka tentang bagaimana cara menyelesaikan masalah yang kita alami. Orang tua kita telah mengalami berbagai fase kehidupan, dan tentunya keputusan yang mereka ambil akan lebih bijak dari apa yang kita pikirkan
  • Dekatkan diri dengan Tuhan. Hal ini akan membuat kita merasa tenang. Perlahan kita akan menyadari bahwa kita tak sepantasnya membuang waktu di dunia hanya untuk sesuatu yang useless, seperti galau ini
  • Cari kisah nyata tentang oran orang hebat yang dapat melewati tantangan yang ia alami. Dengan membaca, melihat atau mendengar kisah-kisah tersebut, kita akan termotivasi untuk melewati masalah dengan baik tanpa harus bersedih
  • Uraikan apa yang kita rasa ke dalam sebuah tulisan, lagu, drama dsb. Hal ini akan mengurangi rasa galau yang kita alami. Kita dapat menyalurkan bakat kita sekaligus mencurahkan isi hati kita
  •  Pergilah ke tempat yang disukai, yang dapat memberikan ketenangan, kebahagiaan dan menghilangkan beban pikiran untuk sementara waktu. Selain itu lakukan hal-hal yang disukai. Hal ini akan memicu kita untuk melupakan masalah yang terjadi
Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari dan mengatasi rasa galau.
Sesungguhnya, kegalauan tidak memberikan banyak manfaat untuk kita. Sebaliknya, banyak dampak negatif yang ditimbulkan rasa galau. Bagi kita remaja-remaja, galau bukanlah sesuatu kebiasaan yang boleh dipelihara. Kita, seharusnya mengisi hari-hari kita dengan semangat meraih prestasi dan kebahagian. Isilah hari-hari dengan canda tawa, karena waktu terus berputar dan takkan dapat berputar kembali. NO MORE MELLOW, SAY NO TO GALAU!! :)          

Sabtu, 05 Maret 2011

0 komentar

Membaca apa yang tertulis pada button diatas membuat saya tersentak. selama ini, saya meyakini bahwa masa remaja yang sedang saya alami merupakan masa pencarian dan pembentukan jati diri. dan setelah membaca kata-kata diatas, saya meyakini bahwasanya yang harus kita utamakan dalam masa remaja kita adalah pembentukan pribadi, bukan pencarian diri. 

lalu, apa bedanya pembentukan pribadi dengan pencarian diri?
saya sendiri tidak memahami betul apa perbedaan antara keduanya. namun, saya mencoba memahami dua istilah tersebut dengan cara saya sendiri. menurut saya, pencarian jati diri lebih mengacu kepada proses pencarian sifat, kebiasaan dan pola pikir masing-masing orang. istilah ini nampaknya lebih mengacu kepada proses pencarian "zona nyaman" seseorang. biasanya, dalam proses pencarian jati diri kita memerlukan banyak orang dengan berbagai macam lingkungan untuk bergaul. dari pergaulan tersebut, kita akan merasa nyaman untuk bergaul dengan satu atau mungkin dua kelompok. nah, dari kelompok tersebut kita akan mengetahui seperti apa jati diri kita. jadi, menurut saya jati diri sangatlah ditentukan oleh kelompok bergaul seseorang.

permasalahan yang kerap kali terjadi saat ini adalah banyak remaja yang salah menentukan kelompok bergaulnya. banyak remaja yang menganggap bahwa orang-orang yang kuat, sering berkelahi, terlibat peredaran drugs, dan sebagainya adalah orang-orang yang hebat. inilah proses pencarian jati diri yang salah.
sedangkan proses pembentukan pribadi menurut saya adalah proses pembentukan sifat dan karakter yang baik dan unggul. pembentukan karakter diawali oleh rasa kagum terhadap hal-hal positif yang dimiliki seseorang. dalam proses pembentukan pribadi, kita akan membutuhkan beberapa figur yang kita anggap hebat, luar biasa dan patut dicontoh. sebagai contoh, orang tua, kakak, adik, teman dan sebagainya. proses pembentukan kepribadian akan menghasilkan seseorang dengan karakter kuat, berpendirian teguh dan mampu menghadapi setiap masalah. pemebentukan pribadi berada di bawah kendali kita. kita berperan penuh untuk menentukan kepribadian kita sendiri. karena itu, kemungkinan diri kita masuk ke pergaulan yang salah dapat diminimalisir. Sejak saat ini saya yakin, bahwa masa remaja harus dijadikan masa pembentukan kepribadian yang baik.

so, have you created yourself?